nggak secara kebetulan,, di semester ini saya mempelajari Data Warehouse karena DW termasuk kedalam mata kuliah saya..
pertama kali saya mempelajari DW ini memang agak rumit,, namun setelah dipahami dan dicermati baik-baik mata kuliah DW ini sangat menarik..
pengertian DW sendiri memiliki berbagai versi yang pada intinya sama, salah satunya adalah sebuah sistem yang terdiri dari beberapa proses dan database yang digunakan untuk menyediakan “infrastuktur data” Bagi EIS dan DSS.
Data warehouse :
1. Berorientasi Subyek
2. Terintegrasi
3. Time Variant
4. Not Volatile
Tujuan dari data warehouse :
1. Menyediakan akses pada data perusahaan atau oranganisasi.
2. Data didalam sebuah data warehouse bersifat konsisten.
3. Data warehouse adalah tempat dimana data yang telah dipublikasikan
4. Kualitas data didalam data warehouse adalah kritical.
To be continues..

5 tanggapan so far ↓
fauziahfzh // April 29, 2008 pada 8:59 am |
buat juga tulisan yang ada hubungannya dengan tugas akhir kamu atau bahan masukan buat temen – temen yang di jurusan sistem informasi okeh .
fauziahfzh // April 29, 2008 pada 9:00 am |
Ibu mau tanya hubungan dari data warehouse dengan DSS ( Desicion Support System ) itu apa ya?
***NinEnYqu*** // April 29, 2008 pada 9:36 am |
karena Pada data driven DSS, pengambilan datanya cukup besar OLAP (on-line analytical processing);OLAP menggunakan DBMS;Datamining, data warehouse, datamart (basis data yang terintegrasi).
Datamining; teknik menemukan pola dan hubungan antara item-item data didatawarehouse (salinan data).
sedangkan didalam DW mempunya kriteria Not Valatile yaitu data didalam DW secara dipriodik di upload dalam jangka waktu yan sama ( misalnya setiap pagi atau setiap tanggal 3) dan data warehouse tidak di update secara terus menerus (seperti insert, delete dan update) seperti dalam sebuah sistem OLTP.
pengertian tentang OLAP (On-line Analytical Processing) sendiri yaitu suatu prosess sistem yang umumnya digunakan oleh pembuat kebijakan seperti analisis dan manajer, data yang didalam sebuah data warehouse umumnya berasal dari bermacam” OLTP sistem dan di karakteristikan oleh data reading bukan data entry.
***NinEnYqu*** // April 29, 2008 pada 9:37 am |
oke bu nanti saya buat juga tulisan yang ada hubungannya dengan tugas akhir saya atau bahan masukan buat temen – temen yang di jurusan sistem informasi. kalo saya mampu bu.. mungkin sebatas pengetahuan saya.
dadan s // Juni 20, 2008 pada 1:20 am |
Mohon maaf saya nambahkan yah…
DW sendiri menurut saya adalah kumpulan data dengan struktur data yang tidak normal yang dicreate untuk bisa ditampilkan dari banyak dimensi. maka dikenal istilah Dimension dan Fact.
Keterkaitan antara DW dengan DSS harusnya sangatlah dekat, karena DW dipakai sebagai sumber data dari proses pengambilan keputusan dari dss, Salah satu teknik DSS yang baru saja saya dengar adalah dengan AHP (analitical hirarchy process) yang mana setiap problem akan di breakdown berdasarkan kriteria dan skor dimana score-nya diambil dari eigen value dari dari semua data yang diambil.
Tetapi DW menurut saya lebih dekat dengan Executive Information system dulu baru ke DSS, karena dengan EIS semua data yang ada dalam DW akan berusaha ditampilkan dari berbagai sudut pandang (dimensi), baru dari eis itu kita bisa create alternatif-alternatif keputusan berdasarkan konsep dss.
trm